Friday, 13 August 2010

Kencan 1 jam bersama Onno W. Purbo


Kencan 1 jam bersama Onno W. Purbo
Mungkin bagi pencinta infotainment (maksudnya, seperti saya) sosok Onno W. Purbo bukanlah seseorang yang dikenal bak selebritis. Karena meski pria ini merupakan peraih Kadin Telematika Award for Indonesian Internet Figure tahun 2000, bukanlah semacam pakar Telematika yang hobby berseliweran di infotainment untuk menguraikan tentang keaslian sebuah video mesra artis-artis. Namun, bagi pecinta dan pelaku IT sosok Onno W. Purbo sudah sangat familiar.

Saya sendiri mengenal pak Onno, begitu saya kerap memanggilnya *sok akrab* ketika pria kelahiran 17 Agustus 1962 muncul di Metro TV dalam sebuah acara e-lifestyle dengan proyeknya RT-RW Net dengan menggunakan Wajan Bolic.

Onno W. Purbo dikenal murah senyum. Dalam memberikan penjelasan cukup gamblang, membuat orang jadi penasaran ingin tahu lebih lanjut tentang dunia IT. Mengawali karirnya sebagai Dosen di ITB, Lulusan Teknik Elektro ITB ini mengaku mempelajari teknologi informasi secara otodidak dengan banyak bertanya.

Dari sekian banyak sebutan yang diberikan orang, Onno lebih suka dikenal sebagai penulis TI. Ketika diundang menjadi narasumber Acer Onklik TV di ANteve, embel-embelnya adalah freelance IT Writer. Juga bekas PNS dan bekas dosen ITB.

Kesempatan untuk menulis sebanyak-banyaknya terbuka luas setelah ia tidak lagi berstatus pegawai negeri, tepatnya bulan Februari 2002. Menulis adalah jalan alternatif yang ditempuh Pak Onno guna memintarkan anak bangsa, atau paling tidak mengakrabkan mereka dengan Internet. Dengan kata lain, satu buku yang ia tulis mencerdaskan lebih banyak orang dibandingkan memberikan kuliah.

Padahal, peraih Kadin Telematika Award for Indonesian Internet Figure tahun 2000 ini menulis artikel pertamanya di majalah pramuka mengenai cara membuat pesawat terbang model semasa SMA. Bidang yang nyaris tak ada kaitannya dengan yang ia tekuni sekarang. Mungkin karena saat itu ia masih bercita-cita menjadi penerbang.

Bagi mantan kepala perpustakaan pusat ITB yang mengaku terjerembab menjadi penulis ini, setiap buku dan artikel yang ia tulis mempunyai kesan masing-masing. Onno mengaku tidak terlalu peduli pada honor atau royalty.

Apalagi saat ini sedang hangat-hangatnya Depkominfo mengadakan pemblokiran situs-situs yang dianggap “tidak pantas” Pak Onno rupanya punya pendapat sendiri. Bahwa pemblokiran situs-situs tersebut masih kacau, amburadul dan susah banget memilah-milah mana yang harusnya diblokir dan mana yang tidak. Hingga situs yang seharusnya tidak diblokirpun terkena imbasnya.

Lihat foto di atas kan? Maaf kalau saya ambil dari sumbernya tanpa seijin. Sebab saya iri banget bisa jumpa dengan Onno W. Purbo. Keinginan saya untuk ketemu Pak Onno lebih besar ketimbang ketemu selebritis manapun.

Kencan 1 jam saja dengan saya sudah cukup. Ada segudang pertanyaan yang ingin saya ajukan. Tapi mungkin gak ya? Suatu saat nanti, saya ingin seperti Pak Onno W. Purbo. Mencerdaskan Bangsa Indonesia dengan menulis, sebab tak ada sesuatu yang tak bisa dikerjakan kecuali jika kita malas.

7 comments on "Kencan 1 jam bersama Onno W. Purbo"

keboaja on 13 August 2010 at 19:37 said...

Semoga kencan 1 jam dengan pak onno bisa terkabulkan... amin.

NanLimo Bertuah on 13 August 2010 at 19:38 said...

meleset tuh kominfo....

Manajemen Emosi on 14 August 2010 at 00:50 said...

he he he he waaah ada foto mas tuuuu e he he he he

Jazz Muhammad on 14 August 2010 at 06:56 said...

menarik teh infonya.. menjadi penulis itu bukan sekedar cuap2 yah.... tetapi juga sharing informasi untuk mencerdaskan bangsa

Clara on 14 August 2010 at 12:34 said...

hakka bener Yu, org malas kayak saya kapan bisa sukses ya

Laksamana Embun on 14 August 2010 at 14:30 said...

Nice

lovepassword on 22 October 2010 at 10:39 said...

Onno W Purbo emang keren...Tapi dia begitu demennya otak atik, sampe sebelum seminar pun laptop yang untuk presentasi juga ikut diotak atik dalemannya.Walhasil dua kali aku ikut seminar, eh dua kali pula saya melihat Pak Onno bingung saat presentasi karena apa yang mau dia presentasikan kok gak jalan sesuai skenario. Ternyata itu akibat laptopnya dibuat percobaan sebelumnya...Akhirnya dia pinjem laptop panitia...he he he...Bravo Pak Onno..keren

Post a Comment

Thank for dropping comment here
Please do not make spam comments
Because spam comments will be removed

Blog Archive

 

Beauty Case Copyright 2009 Fashionholic Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting