Tuesday, 23 March 2010

Ada Apa Dengan Susno Duadji




Awalnya saya sama sekali tidak tahu siapa sosok Susno Duadji. Tapi karena kemunculannya yang berulang-ulang kali dalam setiap Headline news saya jadi tertarik untuk mengikuti beritanya.

Susno Duadji kini bak selebritis, mungkin kepopulerannya di media massa bisa menyaingi berita duet Anang dan Syahrini atau gossip pernikahan diam-diam Krisdayanti dan Raul Ramos. Media massa selalu menunggu perkembangan berita selanjutnya apa yang akan dilakukan oleh Jendral Berbintang Tiga itu.

Perwira Tinggi Polri bermata sipit itu banyak menuai kontroversi dikalangan Polri sendiri. Setelah tak menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri, banyak kenyataan dalam tubuh Polri yang terkuak melalui pengakuannya. Bahwa dalam tubuh Polri adalah suatu system yang penuh dengan kebobrokan dan harus segera direformasi bila tak ingin hancur sendiri.

Nama Susno Duadji mulai mencuat saat kasus Bank Century mengemuka. Kala itu beliau masih menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri dijadikan saksi atas kasus Bank Century. Akibat kesaksiannya itu, maka Susno Duadji menjadi “korban” dari kasus Bank Century yang pertama hingga jabatan Kabareskrim Mabes Polri dicopot dari pundaknya.

Namun, bukan Susno Duadji namanya kalau ia tak mampu membalikkan semua fakta. Secara mengejutkan, beliau datang sebagai saksi atas sidang kasus pembunuhan Nasridun dan pengakuannya tersebut terbukti meringankan terdakwa Antasari Azhar dan semakin menjatuhkan nama Polri yang kian terpuruk.

Susno Duadji menjadi bulan-bulanan Polri. Hingga Kapolri Jendral Bambang Hendartopun ikut kalang kabut bak kebakaran jenggot mendengar pengakuan Susno Duadji. Namun Susno bukannya takut, ia malah balik menantang untuk membuktikan semua kesaksiannya. Alasannya satu : Apakah ada Undang Undang yang melarang Jendral berbintang tiga untuk mengungkapkan suatu kebenaran?

Seperti genderang perang telah ditabuhkan. Langkah Susno Duadji tak hanya berhenti disitu saja. Kini ia kembali membuat pengakuan yang sangat mengejutkan dengan mengungkap skandal Makelar Kasus senilai 25 milyar dalam tubuh Polri.

Polri semakin terinjak-injak setelah kebobrokan systemnya diobrak-abrik dan dipublish ke media massa oleh anggotanya sendiri. Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri itu mengatakan, Polri melakukan pembohongan besar kepada rakyat.

Pasalnya, niat awal mengusut tuntas laporannya terkait adanya praktik makelar kasus di Mabes Polri yang turut melibatkan para jenderal, Mabes Polri malah memanggilnya untuk diperiksa terkait pelanggaran profesi.

Makelar kasus yang dibeberkan Susno sehubungan dugaan kasus korupsi yang melibatkan penyidik polisi dan pegawai pajak senilai Rp 25 miliar. "Ini suatu pemutarbalikan isu dan penarikan isu pokok (adanya makelar kasus). Ini pembohongan besar kepada rakyat," ujar Susno.

Meski dosanya terhadap Polri terlihat banyak, tapi tampaknya bukan hal mudah untuk menggoyang jabatan Susno. Sampai kemudian Tim 8 merekomendasikan pada Polri agar menon aktifkan Susno. Dan Susno pun dicopot dari jabatannya pada akhir November 2009. Kini Susno hanyalah seorang perwira tinggi Polri, non job dan nyaris terlupakan.

Sikap Susno Duadji oleh para pengamat dikatakan sebagai bentuk rasa ketidakpuasan terhadap suatu system intisitusi tempatnya bernaung. Susno selalu menjadi Kambing Hitam terhadap semua kebijakan-kebijakan atasanya yang ia sendiri sebenarnya sangat tidak setuju. Susno menjadi korban dan merasa selalu dikorbankan atas ke tidak setujuannya itu.

Apapun motivasi di balik langkah Susno Duadji, udah selayaknya Polri melakukan reformasi terhadap systemnya.

Secara kasat mata saja, banyak hal-hal kecil yang sering dilakukan Polisi di lapangan yang nyata-nyata dengan jelas di depan mata merupakan kasus yang sangat tidak pantas dilakukan oleh penegak hukum di negeri ini. Seperti : Masalah tilang, Penangkapan yang seringkali salah orang, memperoleh pengakuan terdakwa dengan cara pemaksaan menggunakan kekerasan dan sebagainya.

Kalau dari hal-hal kecil saja yang jelas-jelas terlihat oleh masyarakat, Polri berani melakukan pelanggaran, bukan tak mungkin bahwa sebenarnya pengakuan Susno Duadji itu mengandung banyak kebenaran di dalamnya.

Kita tunggu saja pembuktian selanjutnya.




20 comments on "Ada Apa Dengan Susno Duadji"

si roel on 23 March 2010 at 11:52 said...

amankan dulu...

si roel on 23 March 2010 at 12:00 said...

:h :g: :d:

Fajar on 23 March 2010 at 12:07 said...

semua harus di usut dengan tuntas....ini merupakan sebuah gunung es...yang siap meleleh...

JHONI on 23 March 2010 at 12:17 said...

hahahahahaha.........antara dendam atau memang ingin mereformasi kepolisisan sulit di bedakan jadinya!!!

yah semoga polri menjadi lembaga yang sesuai dengan tujuan dibentuknya lembaga ini!!!

Sou Stalker on 23 March 2010 at 12:24 said...

Saya juga sering dengar beritanya,tapi gak ngikutin,,baru ni tau,tntang beliau.

thanks info nya.

si roel on 23 March 2010 at 12:41 said...

hahhh...slese jg...
hmmm...pak susno akan dituntut pencemaran nama baik tuh,,,

Noor's blog (inside of me ) on 23 March 2010 at 13:19 said...

Saya sih yakin apa yang dikatakan beliau adalah benar, tapi mengapa baru sekarang diungkap ? kemaren kemane aje...?

Clara on 23 March 2010 at 13:24 said...

hihi malah baru tau soal bapak ini aku
ga pernah ngikutin politik euy

Seti@wan Dirgant@Ra on 23 March 2010 at 13:46 said...

Kayaknya popularitas Pak Susno emang semakin menanjak...
Semoga saja beliau berkata jujur.

andry sianipar on 23 March 2010 at 13:48 said...

Wah,, judul fimnya bagus tuh...
ada apa dengan Susno Duadji ?

Tyas on 23 March 2010 at 14:27 said...

Akhirnya dapet penjelasaan dari sinii...
Sebelumnya tau sih, tapi kurang jelass.
Thanks inpohnya tik =)

Dimas on 23 March 2010 at 14:55 said...

iya nih berita lagi seru2nya, tinggal tunggu kelanjutannya aja siapa yg benar siapa yg salah...

ieyaz on 23 March 2010 at 15:26 said...

nggak mungkin pak susno berai angkat bicara klo nggak ada bukti yang bisa mendukung pernyataan itu..

semoga aja kebenaran dapat benar-benar terungkap...

Riesta Emy Susanti on 23 March 2010 at 15:44 said...

sejak berita ini memanas,,pegawai pajak jadi disebut2 juga ya...

gooo blog on 23 March 2010 at 15:51 said...

Mudah2an keSaksian Pak Susno Duadji bisa menjadi bukti dan membawa titik terang betapa bobrokx sistem hukum di tanah air....

fajar arif prasaja on 23 March 2010 at 19:04 said...

hebat, kini Buaya dah tobat.....sukses bwt pak Susno deh......

Anonymous said...

terlepas motivasi pak susno itu apakah pengen ngungkapin kebenaran atau krn sakithati, saya salut ama sikap beliau saat ini.
kata para ahli, jika ingin membongkar kasus KKN maka bikin bagaimana caranya agar ada anggotanya yang sakithati.. :)
jadi, pak susno teruslah bernyanyi....

Nirmana on 23 March 2010 at 22:01 said...

itik pantesnya jadi jurnalis media di liputan hukum dan kriminal.

Nyubi on 24 March 2010 at 10:40 said...

begini tik.. kenapa doi ngeluarin bacot setelah dicopot kapolri dari jabatannya? pas menjabat kok anteng-anteng aja :r:

PuM2 on 24 March 2010 at 16:34 said...

asyik..gak perlu langganan koran lagi ne...

Post a Comment

Thank for dropping comment here
Please do not make spam comments
Because spam comments will be removed

Blog Archive

 

Beauty Case Copyright 2009 Fashionholic Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting